banner 700x256

IWAPI Krian Dorong Pemkab Sidoarjo Jembatani UMKM Jadi Supplier Perusahaan Besar

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Ranting Krian Sidoarjo meminta Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berperan aktif menjembatani pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat masuk dalam rantai pasok perusahaan besar sebagai supplier.

Harapan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, di Rumah Dinas Wakil Bupati Sidoarjo, Rabu (13/5/2026).

Ketua IWAPI Ranting Krian Sidoarjo, Endang Dariyanti, mengatakan UMKM di Kabupaten Sidoarjo memiliki potensi besar untuk berkembang dan mampu bersaing memasok kebutuhan industri maupun perusahaan besar. Namun, menurutnya, dibutuhkan dukungan dan fasilitasi pemerintah agar kerja sama tersebut dapat terwujud.

“Kami ingin pemerintah hadir menjadi jembatan antara pabrik besar dengan UMKM agar UMKM bisa menjadi supplier perusahaan besar. Selama ini kami juga terus berjuang agar UMKM tetap berkembang di tengah kondisi ekonomi saat ini,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya memperluas pemasaran produk UMKM agar mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk sektor perhotelan, perusahaan, hingga jaringan ritel modern.

Baca juga :  Jateng Dominasi Deretan Kota-Kabupaten Paling Maju di Indonesia

“Pemerintah terus hadir dan berjuang agar produk UMKM bisa masuk ke hotel, perusahaan, supermarket maupun minimarket. Produk UMKM wajib dan harus bisa masuk. Hal ini juga menjadi bagian dari program unggulan UMKM naik kelas,” tegasnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa berbagai persoalan dan masukan dari para pengusaha wanita yang tergabung dalam IWAPI akan menjadi bahan pertimbangan dalam penguatan kebijakan pemberdayaan UMKM ke depan.

“Kami tampung berbagai permasalahan yang disampaikan para pengusaha wanita di IWAPI,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mimik Idayana juga mengajak seluruh pelaku UMKM di Sidoarjo untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat kolaborasi melalui koperasi maupun komunitas usaha yang telah terbentuk.

“Semua UMKM harus guyub menjadi satu. Saat ini sudah ada koperasi desa yang dapat dimanfaatkan sebagai wadah bersama. Yang terpenting tetap sehat, terus berjuang dan berikhtiar karena pemerintah ke depan sudah memikirkan pengembangan UMKM,” pungkasnya. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *