Mojokerto, Newspatroli.com
Anggota DPRD Kota Mojokerto, Indro Tjahjono, S.Sos, yang berasal dari Partai Nasdem ini, mengadakan acara Serap Aspirasi Masyarakat ( Reses ) tahap II bertempat di Warung Gak Normal jalan Muria No. 52 Wates, kecamatan Magersari Kota Mojokerto. Sabtu Sore. (21/8/2021).
Acara RESES Pria yang akrab disapa Pak Indro ini dihadiri oleh Ketua DPD Partai Nasdem Kota Mojokerto Wahyu Mardiansyah, dan Sekretarisnya Hasyim Muhammad serta Bendahara; Khudriyah. Saat RESES tersebut Pak Indro didampingi Suyono perwakilan dari Dinas PUPR Kota Mojokerto.
Dalam kesempatan itu Pak Indro menyampaikan bahwa saat ini masih dalam Pandemi Covid-19 dan penerapan aturan PPKM Darurat Covid-19, sehingga waktu Reses pun dibatasi tidak boleh lama, peserta pun dibatasi dan menjaga jarak serta menjalankan Protokol Kesehatan atau Prokes sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

Sementara itu Suyono Kabid PUPR menjelaskan kepada para peserta Reses, bahwa realisasi usulan yang disampaikan masyarakat saat RESES yang dibawa pak Indro yang telah masuk pada di Dinas PUPR yang akan realisasikan tahun ini
yang mana Proyek nya semuanya dalam proses lelang.
Saat ini ada lima proyek yang akan dilaksanakan dan dibangun dari usulan RESES sebelumnya, diantara nya, pembangunan Pos kamling Argopuro gang 3 senilai Rp 30 juta, Balai RW Argopuro Raya anggarannya Rp 150 juta, perbaikan balai RW Galunggung Gang 7 dananya Rp 100 juta, pembangunan pos kamling jalan Tengger 3 barat balai RW 3 nilai Rp 30 juta. ” Semua usulan ini sudah diperhatikan dan dalam proses lelang,” kata Suyono dari dinas PUPR.
Sementara itu Pak Indro menjelaskan bahwa proyek yang direalisasikan tidak itu saja, ada sejumlah usulan pembangunan dan bantuan yang anggarannya melalui Bagian Kesra juga sudah realisasi. “Yang lewat Kesra ini terkait keagamaan, yakni pembangunan Masjid sudah kita realisasikan juga.” ucap Pak Indro.
Dilain pihak, Pak Indro yang duduk di Komisi II DPRD Kota Mojokerto ini, juga menjelaskan bahwa ada 300 orang pelaku UMKM yang diusulkan para pedagang melalui dirinya untuk mendapatkan dana bantuan. Sebanyak 260 orang diakomudir, sedangkan sisanya sebanyak 40 orang ditolak. “Alasan penolakan itu karena yang bersangkutan punya sangkutan atau utang di bank,” ucap Pak Indro.
Sedangkan saat Pak Indro mengadakanReses tahap II tahun 2021 ini ada beberapa usulan dan Keluhan dari masyarakat yang disampaikan secara langsung ke Pak yakni usulan mengenai rehab balai RW Perteng Anjasmoro – Tengger minta dindingnya ditutup kaca. dilain pihak ada warga yang mengeluhkan Arus jalan dari Gununganyar menuju Bypass yang rawan kecelakaan karena jalannya harus memutar dan menanjak .Ada juga ucapan rasa terima kasih warga kepada Pak Indro atas bantuan telah terealisasi nya bantuan pembangunan Masjid yang diajukan oleh Pak Indro. . ( Kartono )










