banner 700x256

Sinergi Stakeholder akan Pertahankan Kabupaten Dompu Jadi KLA

Rapat koordinasi gugus tugas KLA dalam rangka asistensi indikator KLA Kabupaten Dompu tahun 2022 di aula Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu, Senin, 14 Maret 2022
banner 120x600
banner 336x280

Dompu-NTB, Newspatroli.com

Pemerintah Kabupaten Dompu berkomitmen untuk mempertahankan status sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) pada penilai tahun 2022. Pada penilaian KLA tahun 2021, Kabupaten Dompu menjadi daerah dengan point tertinggi di NTB. Untuk mempertahankan itu, sinergitas dan dukungan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta stakeholder terkait sangat diharapkan.

Hal itu disampaikan Sekda Dompu, Gatot Gunawan Perantauan Putra, SKM, MMKes pada rapat koordinasi gugus tugas KLA dalam rangka pendampingan asistensi indikator KLA Kabupaten Dompu tahun 2022 di aula Bappeda dan Litbang, Senin, 14 Maret 2022. “Untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan status Dompu sebagai Kabupaten Layak Anak madya, maka dibutuhkan sinergi semua pihak. Baik organisasi perangkat daerah, maupun dunia usaha dan swasta,” harapnya.

Indikator KLA itu sebenarnya sudah dijalankan selama ini dan sekarang hanya memformalkan dalam pelaporan serta pendokumentasian kegiatan yang sudah dilakukan. Sehingga semua pihak, terutama OPD yang ada untuk sama – sama mendukung pelaporannya.

Ketua TP PKK Kabupaten Dompu, Lilis Suryani mengaku, sejauh ini TP PKK sudah bekerja nyata untuk mendukung Kabupaten Dompu sebagai KLA. Karena program kerja PKK selama ini bersentuhan dengan keluarga dan anak. Untuk mewujudkannya, TP PKK selalu bersinergi dengan OPD terkait. Bahkan dirinya menjadi role model penanganan anak stunting dan gizi kurang di Bali 1. “Untuk keterlibatan dunia usaha, saya pikir tinggal diundang para pengusaha yang ada. Cuman kita harus siapkan dulu, apa peran mereka. Tinggal disampaikan. Saya rasa pasti akan didukung,” ungkapnya.

Baca juga :  BC Sinaga Apresiasi Kapolres Madina Grasstrack Cup 2026, Dinilai Jadi Panggung Pembinaan Atlet dan Penyaluran Energi Positif Pemuda

Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu, Drs H Gaziamansyuri, M.Ap selaku ketua tim gugus KLA Dompu menyampaikan, jika pada penilaian sebelumnya Dompu memiliki 653,73 point dari penilaian mandiri 928 point, tinggal dievaluasi. Sejatinya, pada penilai ini Dompu akan naik pointnya karena beberapa indikator mengalami perbaikan. “Seperti stunting kita turun dari 18 persen menjadi 14 persen. IPM kita juga ada perbaikan,” ungkapnya.

Dari penilaian yang sudah, bobot penilaian untuk klaster satu dan dua harus menjadi perhatian bersama. Karena kedua klaster ini memiliki nilai yang kurang. “Saya pikir kita harus rapat evaluasi khusus dengan koordinator penanggungjawab dan OPD yang ada di klaster satu dan dua,” harapnya.

Kepala Dinas P3A Kabupaten Dompu, Hj Daryati Kustilawati, SE, MSI pada kesempatan yang sama menyampaikan, beberapa indikator KLA sejatinya sudah dilaksanakan selama ini dan tinggal diformalkan dalam dokumen serta foto untuk pelaporan. Termasuk kerjasama dan peran dunia usaha serta swasta. “Seperti dengan PT STM, walaupun scope-nya baru di kecamatan Huu, tapi mereka sudah banyak kegiatan terkait ramah anak,” terangnya. (Ony)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *