Bangkalan, Newspatroli.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mulai melebarkan pendapatan asli daerah (PAD) ke sektor pertanian. Rencana tersebut akan menjadi fokus pengembangan tahun 2023 mendatang.
Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan, Drs Mohni MM mengatakan sektor pertanian sangat berpotensi untuk menyumbang PAD. Selama ini, ketersediaan Bangkalan Sejahtera Petani (Bang Jani) memang belum mampu menyumbang PAD. Sebab belum dilengkapi dengan fasilitas yang memadai.
“Selama ini memang kami belum memfokuskan peningkatan ini, jadi nanti akan kami rencanakan,” ujarnya.
Wabup menegaskan, tidak hanya program Bang Jani yang harus ditingkatkan. Akan tetapi, semua sektor yang ada di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Terutama, OPD dengan pendapatan minim. Sehingga perlu mengoptimalkan dan menggali potensi sesuai dengan sektornya.
“Nanti kami akan kaji tahun 2022 agar nanti, ketika tahun 2023 sudah siap untuk direalisasikan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Dinas Pertanian Tanaman Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Bangkalan mengajukan Perda mengenai rencana penarikan retribusi di Kebun Agro Edu Wisata Bang Jani.
Kabid Pengendalian dan Pengembangan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bangkalan Yenny Repeliyanti menyatakan, pengajuan peraturan daerah (perda) usulan PAD khusus Dinas Pertanian selesai akan tetapi menunggu pembahasan.
“Kemarin kami lakukan monev pada objek yang akan diajukan PAD, ternyata masih belum siap, terutama sarprasnya,” ujarnya. (Sam)










