Bojonegoro – News PATROLI.COM –
Ribuan karyawan PT Kareb Alam Sejahtera di Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, tampak sumringah saat menerima bantuan langsung Tunai dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Sosial. (20/5/2026)
Wakil Bupati Bojonegoro secara simbolis menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Anggaran Tahun 2026 di Aula lantai 2 pabrik tersebut. Kegiatan ini menandai distribusi bantuan bagi ribuan pekerja industri hasil tembakau di Bojonegoro.
Nurul Azizah menjelaskan bahwa Dana transfer dari pusat mengalami penurunan sehingga mengakibatkan untuk alokasi DBHCHT juga mengalami penyesuaian penurunan dibanding tahun lalu. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen agar buruh rokok tetap menerima haknya.
“ penerimaan DBHCHT ini tergantung dari besaran penerimaan APBD yang di terima bersumber dari dana transfer yaitu DBH Migas, tahun lalu DBH Migas sebesar 4,5 Triliun sedangkan tahun ini hanya 3,2 Triliun. Yang mana disitu juga ada prosentase – prosentase sendiri, untuk pekerja rokok dan buruh tani tahun lalu sebesar 34 Miliar dan tahun ini hanya 16 Miliar, sedangkan jumlah pekerja tahun lalu sebanyak 12.000 dan di tahun 2026 ini jumlah pekerjanya bertambah mencapai 15.792 sehingga di sesuaikan pembagian secara transparan dengan penerimaan Rp. 875 ribu. Walaupun di banding tahun lalu berbeda tetap di syukuri, karena tidak semua Kabupaten lain mendapatkan” Jelasnya.
Kepala Dinas Sosial Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, dalam sambutannya melaporkan penyaluran dilakukan di dua titik. Titik pertama di PT Gelora Djaja, Baureno, pada 13 Mei 2026. Titik kedua hari ini Rabu 20 Mei 2026 di PT Kareb Alam Sejahtera, Dander.
“Total penerima BLT DBHCHT di Bojonegoro tahun 2026 sebanyak 15.972 orang. Khusus PT Kareb Alam Sejahtera ada 2.804 penerima,” jelas Agus.
Ia menambahkan, bantuan ini menyasar pekerja dari 42 perusahaan rokok di Bojonegoro dan 6 perusahaan luar daerah yang pekerjanya berasal dari Bojonegoro.
Salah satu penerima BLT DBHCHT, Trisna Indrawati warga Kecamatan Kapas, mengaku sangat bersyukur.
“Bantuan ini sangat berarti untuk kebutuhan anak sekolah,” katanya sambil tersenyum.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
“Kami berterima kasih sudah memperhatikan buruh rokok dengan memberikan bantuan ini,” ungkapnya.
Pemkab Bojonegoro berharap program ini memperkuat ketahanan ekonomi pekerja rentan di sektor tembakau dan berjalan tertib sesuai regulasi.












