Loyalisht Bojonegoro Salurkan Santunan kepada Keluarga Korban Pengeroyokan di Sukorejo Nganjuk

banner 120x600
banner 336x280

Nganjuk,- News PATROLI.COM –

Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang tergabung dalam Loyalisht Bojonegoro. Sebagai bentuk solidaritas dan rasa persaudaraan, mereka menyalurkan bantuan kepada keluarga korban meninggal dunia serta korban luka-luka akibat peristiwa pengeroyokan yang terjadi di wilayah Sukorejo, Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Minggu (12/7/2026) dengan mendatangi langsung rumah duka di Dusun Congol, Desa Macanan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, kediaman orang tua almarhum Minal Khosirin (20).

Rombongan Loyalisht Bojonegoro diterima langsung oleh ayah almarhum, Sumidi, beserta keluarga. Dalam kesempatan itu, mereka menyerahkan santunan sebesar Rp3 juta kepada keluarga almarhum sebagai bentuk empati atas musibah yang dialami.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada tiga korban yang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut, yakni Hendra Ibnu Ardiansyah (26), Eko Ali (24), dan Yoga Pratama (22). Masing-masing menerima santunan sebesar Rp1 juta untuk membantu proses pemulihan pascake jadian.

Koordinator Loyalisht Bojonegoro mengatakan, aksi kemanusiaan tersebut merupakan wujud nyata nilai-nilai persaudaraan yang selama ini dijunjung tinggi oleh seluruh anggota.

“Kami hadir bukan semata-mata memberikan bantuan materi, tetapi juga ingin menunjukkan bahwa keluarga korban tidak sendiri menghadapi cobaan ini. Semoga santunan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga, sementara para korban yang masih menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Loyalisht Bojonegoro mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga persaudaraan, menahan diri, serta mempercayakan proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang.

Baca juga :  BKP Tingkat Desa Dikukuhkan, Kapolres Bojonegoro Ajak Masyarakat Rawat Kondusivitas

“Kami berharap peristiwa seperti ini tidak kembali terulang. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas, mengedepankan persaudaraan, dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” tambahnya.

Sementara itu, pihak keluarga almarhum menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Loyalisht Bojonegoro. Dukungan moril maupun materiil tersebut dinilai menjadi penyemangat bagi keluarga yang tengah berduka.

Sebagaimana diketahui, peristiwa pengeroyokan yang terjadi di wilayah Sukorejo, Kabupaten Nganjuk, mengakibatkan Minal Khosirin meninggal dunia, sementara tiga rekannya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Kasus tersebut saat ini telah ditangani oleh aparat kepolisian untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Aksi sosial Loyalisht Bojonegoro ini menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan tidak berhenti pada slogan semata, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata membantu sesama yang sedang tertimpa musibah. Kehadiran mereka di tengah keluarga korban diharapkan dapat memberikan kekuatan dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan mampu bangkit dari duka yang mendalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *