banner 700x256

PT Garam Tak Hadiri Forum Komunikasi dan (FGD), Benarkah BUMN Hadir untuk Negeri?

banner 120x600
banner 336x280

Sumenep – News PATROLI.COM –

Forum komunikasi pemuda & masyarakat karanganyar-pinggir papas menggelar acara silaturahim dan acara Focus Group Discussion (FGD) di jalan raya karanganyar-pinggir papas yang bertempat di masjid Hairul Jannah karanganyar Rabu, (08/11/2023).

Dalam pertemuan undangan itu, banyak pihak yang diundang di antaranya, BUMN PT Garam, camat Kalianget, kepala desa karanganyar, kepala desa pinggir papas, Kapolsek kalianget, tokoh masyarakat, kepala sekolah, petani dan pedagang garam, namun di antara itu, pihak PT Garam tidak dapat hadir untuk dijadikan nara sumber dalam silaturahim dan forum komunikasi pemuda & masyarakat Karanganyar -pinggir papas (FGD) dengan tema (Benarkah BUMN hadir untuk negeri) itu.

Tak menyita waktu, acara tersebut dibuka dengan ide-ide, gagasan dan kritik membangun tentang fasilitas umum (jalan licin), yang disebabkan tumpahan garam dan air garam sepanjang jalan pada dua desa yang menyebabkan banyak laka tunggal pada pengguna jalan itu, dan ini menjadi musyawarah kita bersama untuk menghadapi serta mencari jalan solusinya”,kata camat Kalianget Hakiki Firmansyah.

Baca juga :  Bentuk Apresiasi Bupati Sumenep Achmad Fauzi Buka Bersama Pelaksana Calender of Event 2026 di Keraton Pendopo Agung

“Selama dua hari sebelumnya, masyarakat dan saya sudah melakukan penyemprotan dengan mendatangkan Damkar untuk penyemprotan sementara di jalan, walaupun ada sedikit percikan air tapi paling enggak kan sedikit mengurangi jalan yang licin”,katanya.

Sementara itu pihak dari PT Garam, beberapa Ter undang mencoba menghubungi melalui WhatsApp namun tidak ada respon satupun dari pihak PT Garam saat acara itu.

Herman Wahyudi S.H selaku ketua cukup kecewa dengan apa yang di gelar diskusi kali ini, “Sebab pihak dari PT Garam tidak dapat hadir berbaur untuk negeri ini, Tanpa sebab alasan yang pasti BUMN ini tidak mengindahkan undangan kami untuk hadir dalam forum komunikasi pemuda dan masyarakat” ujarnya.

“Karna forum komunikasi dan musyawarah ini kita bangun atas kesadaran bersama untuk mencari solusi terbaik apa yang menjadi pengguna jalan aman dan nyaman keseluruhan”tuturnya.

(Hendri/sahmari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *