banner 700x256

Unit Reskrim Polsek Kuta Bali Berhasil Tangkap Anggota Sindikat Curanmor Asal Bondowoso

Unit Reskrim Polsek Kuta Bali Berhasil Tangkap Anggota Sindikat Curanmor Asal Bondowoso
banner 120x600
banner 336x280

Denpasar – News PATROLI.COM –

Jajaran Unit Reskrim Polsek Kuta Berhasil Menangkap Pelaku Sindikat Curanmor Asal Jawa Timur (Jatim) yang beraksi di Bali, Salah Satu pelaku sindikat tersebut bernama Andi (28) asal Bondowoso Jatim, Andi berhasil di tangkap unit reskrim polsek Kuta, Rabu (8/1/25). Pelaku mengaku berperan sebagai pelaku yang mencuri langsung di TKP dengan imbalan 1 Juta per motor.

Pengakuan tersangka, ia sudah mencuri sembilan motor. “Pelaku mengakui mengambil sepeda motor tersebut bersama temannya bernama sugik. Saat ini sugik masuk DPO (Daftar Pencarian Orang). Kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, Sabtu (11/1/25).

AKP Sukadi menjelaskan pengungkapan kasus berdasarkan salah satu korban, Ale Helen Medianti (24). Kronologis nya pada Senin (6/1/25) pukul 21.00 WITA, Korban parkir sepeda motornya di garasi.

Setelah itu Korban masuk kamarnya untuk istirahat. Keesokan harinya korban pada Selasa (7/1/25) pukul 10.30 WITA, korban hendak menggunakan motornya itu, ” Korban kaget dan bingung motornya sudah tidak ada lagi di garasi alias Hilang dan rencana korban akan berangkat ke tempat kerjanya, Ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 24 juta, setelah menerima laporan kejadian tersebut, Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Anggi Wahyu Romadhoni bersama anggotanya melakukan Olah TKP.

Baca juga :  Kejari Lampung Utara Tetapkan Kades Kedaton Tersangka Korupsi DD-ADD Rp448 Juta

Polisi mendapat informasi bahwa ada orang yang mendorong sepeda motor tersebut di Jl. ByPas I Gusti Ngurah Rai, Kuta. Selanjutnya melakukan penyelidikan dan memang benar ada dua orang laki laki dengan bantuan kaki mendorong dengan bantuan motor lain.

Saat diinterogasi pelaku mengakui mencuri motor korban bersama Sugik dan melakukan aksinya sembilan kali. Sepeda motor hasil curiannya dikirim ke Jawa. la mendapat upah Rp 1 juta per motor.

“Pengungkapan kasus ini masih dikembangkan untuk mencari pelaku masih DPO dan barang bukti,” tutupnya. (Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *