Mojokerto,Newspatroli.com
Wakil Bupati Mojokerto Muhammad H. Al -Barra, LC. M. Hum, pada acara pembinaan dan pelatihan kepemudaan Pemuda menyebut peran kaum pemuda terhadap sendi-sendi kehidupan bangsa sangat vital. Wakil Bupati yang akrab disapa Gus Barra ini kemudian mengutip seruan ikonik Bung Karno “Berikan aku 10 orang pemuda, maka akan kuguncang dunia”.
Yakni mampu memberikan sumbangsih pemikiran dan berkiprah dalam mewujudkan Indonesia maju. Arahan ini disampaikan Wakil Bupati dalam acara pembinaan dan pelatihan kepemudaan Pemuda Ansor Kabupaten Mojokerto 2021 di gedung salah satu sekolah kesehatan di Mojoanyar.
“Indonesia melahirkan banyak organisasi pemuda mulai dari Boedi Oetomo, hingga Syubanul Waton yang beralih menjadi Gerakan Pemuda (GP) Ansor saat ini. Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, pemuda berperan aktif sebagai ujung tombak meraih kemerdekaan. Bahkan pemimpin besar Mesir Hosni Mubarak, jatuh kekuasaannya karena pergerakan pemuda dalam peristiwa Revolusi Mesir,” ungkapnya.
Putra Pertama Prof Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim ini juga menyebut posisi Indonesia cukup menguntungkan di tahun 2030 mendatang karena mendapat bonus demografi. Demografi berarti jumlah penduduk usia produktif (20-40 tahun) mencapai 50 persen. Sedangkan negara lain seperti Tiongkok, Jepang, Amerika mengalami penurunan.

“Karena rendahnya angka kelahiran tidak sebanding dengan angka kematian. Sehingga, dikhawatirkan membuka peluang krisis generasi. Tahun 2030 kita diuntungkan dengan bonus demografi. Meski seperti itu, kita harus mengimbangi dengan peningkatan kualitas kepemudaan. Apalagi dengan serbuan beragam budaya asing, radikalisme, ekstrimisme dan intoleranisme sekarang ini,” katanya.
Gus Barra mengaku sudah minta data ke Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disparpora) dan diberi laporan awal tahun 2021. Di situ menyebutkan beberapa agenda yang akan direncanakan untuk meningkatkan kualitas Pemuda, Pengrmbangan keprmudaan , Kewirausahaan dan lainya… Sementara itu. Plt Kabag Kesra Kabupaten Mojokerto, Tatang Marhaendrata selaku panitia pelaksana acara menyebutkan, dalam laporan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, kewirausahaan dan kepemimpinan Pemuda Ansor. Kegiatan diikuti 150 orang peserta, yang dibagi dalam dua gelombang pelaksanaan (22-23 Juni 2021) di tempat yang sama. [Kartono )










