Sampang – NewsPATROLI.COM –
Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti halaman depan Pendopo Trunojoyo Kabupaten Sampang saat Pemerintah Kabupaten Sampang secara resmi melepas 618 calon jamaah haji tahun 2026 yang tergabung dalam Kloter 67 dan 68, Jumat malam (08/05/2026).
Prosesi pemberangkatan tersebut dihadiri langsung Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati H. Ahmad Mahfudz, jajaran Forkopimda, Kementerian Agama Kabupaten Sampang, serta panitia penyelenggara ibadah haji.
Ribuan keluarga dan kerabat jamaah tampak memadati lokasi untuk mengantar keberangkatan para calon tamu Allah SWT menuju Tanah Suci. Tangis haru, doa, dan pelukan hangat dari keluarga mewarnai momen sakral tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya kepada para calon jamaah haji yang mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.

“Alhamdulillah, malam ini kita bersama-sama melepas keberangkatan calon jamaah haji Kabupaten Sampang Kloter 67 dan 68. Ini merupakan panggilan mulia dari Allah SWT yang patut disyukuri,” ujar Bupati yang akrab disapa Aba Idi.
Ia berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
“Semoga seluruh jamaah selalu diberikan kekuatan lahir dan batin, dimudahkan dalam beribadah, serta pulang membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Sampang,” tuturnya.
Selain itu, Aba Idi juga berpesan agar para jamaah menjaga kekompakan, disiplin, serta menaati seluruh arahan petugas haji selama berada di Arab Saudi.
“Saya mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kebersamaan, saling membantu antarjamaah, menjaga nama baik daerah, dan mengikuti seluruh aturan yang telah ditetapkan demi kenyamanan dan kelancaran ibadah,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Kementerian Agama Kabupaten Sampang memastikan seluruh persiapan administrasi, kesehatan, hingga teknis keberangkatan jamaah telah dilakukan secara maksimal dan sesuai prosedur.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat sebelum para jamaah diberangkatkan menuju titik transit untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan ke embarkasi haji. (ADV/fen)
















