banner 700x256

Menteri Prof dr. Abdul Mu’ti Groundbreaking Jembatan Penghubung di Karang Penang, Target Rampung 3 bulan

PELETAKAN BATU PERTAMA – Prof Dr. Abdul Mu'ti melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Ihdinas Sirotol Mustaqim di Desa Tlambah,
banner 120x600
banner 336x280

Sampang – NewsPATROLI.COM –

Prof Dr. Abdul Mu’ti melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Ihdinas Sirotol Mustaqim di Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Minggu (24/5/2026) siang.

Pembangunan jembatan yang digagas oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Karang Penang tersebut diharapkan mampu menjadi solusi akses transportasi yang lebih aman bagi masyarakat, terutama para pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut menuju sekolah.

Ketua PCM Karang Penang, Dhahibur Rahman Bahmas, menyampaikan bahwa proses pembangunan akan segera dimulai dengan target penyelesaian sekitar 90 hari atau tiga bulan.

Total kebutuhan anggaran pembangunan jembatan diperkirakan mencapai Rp780 juta.

“Pendanaan pembangunan berasal dari dukungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur serta kontribusi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jembatan tersebut dirancang dengan lebar tiga meter agar kendaraan dari dua arah dapat melintas secara bersamaan tanpa harus berhenti, sehingga arus transportasi masyarakat tetap lancar.

Baca juga :  Penemuan Bayi Perempuan Meninggal di Karang Penang Gegerkan Warga, Ditemukan Dalam Kardus dengan Pesan Haru

Selain itu, konstruksi yang digunakan bukan model jembatan gantung, melainkan spesifikasi kelas 3C yang dinilai lebih kokoh dan memiliki daya tahan jangka panjang.

“Desain jembatan ini diproyeksikan mampu bertahan hingga 30 tahun dan dapat dilalui kendaraan roda empat maupun kendaraan dengan beban lebih besar,” terangnya.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jembatan yang dinilai sangat penting dalam menunjang keselamatan dan akses pendidikan masyarakat.

“Pembangunan jembatan ini untuk memudahkan anak-anak menuju sekolah dengan aman dan selamat,” katanya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur penghubung antarwilayah desa juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat akses masyarakat terhadap layanan pendidikan.

Ia menambahkan, Presiden RI turut memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana penghubung seperti jembatan yang menjadi akses utama masyarakat menuju fasilitas pendidikan.

“Harapannya, akses transportasi masyarakat semakin mudah dan aktivitas pendidikan berjalan lebih baik,” pungkasnya.(fen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *