banner 700x256

Ketua MUI Situbondo Tegas Menolak Eks Lokalisasi Gunung Sampan Dijadikan Wisata Karaoke

Ketua MUI Situbondo Tegas Menolak Eks Lokalisasi Gunung Sampan Dijadikan Wisata Karaoke
banner 120x600
banner 336x280

Situbondo – News PATROLI.COM –

Dalam rangka upaya merubah eks lokalisasi Gunung Sampan (GS) menjadi Wisata Karaoke mendapatkan penolakan tegas dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Situbondo, Habib Muhammad Abu Bakar Al Muhdar, hal tersebut disampaikan saat dikonfirmasi sejumlah wartawan usai acara Halal bihalal di kantor Satpol PP Kabupaten Situbondo, Rabu (24/4/2024).

” Wacana untuk merubah eks lokalisasi GS menjadi wisata karaoke itu kami MUI belum pernah diajak rembuk untuk rencana itu, tapi kami melihat antara lokalisasi dan karaoke kesannya sebutan yang kurang elok atau bagus, kesannya banyak negatifnya, jika nanti lokalisasi diganti wisata karaoke tidak menjamin dapat menghilangkan atau tidak ada sama sekali praktik prostitusi, “ungkap Habib Muhammad.

Selain itu, ketua MUI juga menjelaskan perubahan eks lokalisasi menjadi karaoke dikhawatirkan malah dapat menambah kegiatan prostitusi dan semakin merajalela, sehingga akan semakin sulit untuk di kontrol dan dibersihkan.

” Jadi kami sebenarnya tidak bisa memutuskan, tapi pandangan kami keduanya sama-sama negatif, maka kami akan menjalin komunikasi terlebih dahulu dengan dinas-dinas terkait, sebab jika dua hal tersebut, eks lokalisasi dan karaoke digabung malah akan semarak lagi nanti, “jelasnya.

Baca juga :  Mendukung Pelestarian Lingkungan, Perhutani KPH Bondowoso Serahkan Berbagai Bibit Pohon Kepada Polres Situbondo

Sebenarnya diminta atau tidak diminta, kata Habib Muhammad, kalau di masyarakat terjadi sesuatu yang meresahkan karena ada kemungkaran MUI akan turun untuk meredam hal tersebut.

” Cara meredamnya, semaksimal mungkin meniadakan hal-hal yang mungkar tersebut, nah ini bentuk pencegahan adanya hal-hal yang bersifat kemungkaran, kami tetap menilai kedua hal tersebut adalah kemungkaran, “ujarnya.

Ketua MUI Situbondo Tegas Menolak Eks Lokalisasi Gunung Sampan Dijadikan Wisata Karaoke

Jika perubahan eks lokalisasi GS menjadi Wisata Karaoke tetap terealisasi, sambung Habib Muhammad, pihaknya akan tetap mengkaji dan berkomunikasi dengan pemerintah daerah sebelum akhirnya mengeluarkan fatwa jika diperlukan.

” Kami tidak bisa mengeluarkan fatwa begitu saja, kami akan mengkaji dahulu serta berkomunikasi dengan dinas terkait terkait hal tersebut, jika memang perubahan itu dilaksanakan kemudian semakin berdampak kemungkaran, Maka jika diperlukan kami akan keluarkan fatwa Haram terkait wisata karaoke di Eks Lokalisasi Gunung Sampan itu, “pungkasnya. (Dedy)

Baca juga berita lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *