banner 700x256

230 Calon Kepala Desa Ikuti Pembekalan, Pemkab Sidoarjo Imbau Hindari Politik Uang

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Sebanyak 230 calon kepala desa (cakades) dari 80 desa di Kabupaten Sidoarjo mengikuti kegiatan pembekalan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak. Acara yang digelar di Pendopo Delta Wibawa pada Kamis (7/5/2026) ini bertujuan membekali para kontestan dengan pemahaman regulasi, tata kelola pemerintahan, serta antisipasi potensi konflik.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sidoarjo, Probo Agus Sunarno, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan landasan hukum yang jelas, yakni Peraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2026 tentang perubahan aturan lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan.

“Para calon harus memahami betul kondisi desanya masing-masing, mulai dari potensi, permasalahan, hingga kebutuhan infrastruktur. Selain itu, pemahaman mengenai pengelolaan anggaran desa juga sangat penting agar selaras dengan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah,” ujar Probo dalam sambutannya.

Ia juga menekankan agar para cakades aktif berkoordinasi dengan Dinas PMD untuk mendapatkan data dan acuan yang valid terkait kondisi wilayah yang akan dipimpinnya nanti.

Baca juga :  Pemkab Sidoarjo Raih Prestasi Kinerja Tinggi Tingkat Nasional, Bupati Subandi: Bukti Kolaborasi dan Komitmen Pelayanan Publik

Sementara itu, Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan komitmennya agar Pilkades yang akan dilaksanakan pada 24 Mei mendatang berjalan aman, tertib, dan lancar. Pihaknya bersama jajaran Forkopimda telah memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi rawan konflik untuk dilakukan pendampingan intensif.

Subandi secara khusus mengingatkan bahaya praktik politik uang atau money politic yang berlebihan. Menurutnya, beban biaya politik yang terlalu tinggi justru berpotensi menjadi pemicu korupsi saat terpilih nanti.

“Kalau biaya politik terlalu tinggi, nanti saat menjabat bisa muncul godaan korupsi karena merasa sudah mengeluarkan biaya besar saat pencalonan. Kami imbau agar seluruh paslon dan tim sukses bisa menjaga stabilitas politik desa dan tidak memicu kegaduhan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan koordinasi yang erat bersama Polresta Sidoarjo dan Kodim untuk mengawal proses demokrasi di tingkat desa agar berjalan sesuai aturan dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *