Mojokerto – News PATROLI.COM –
Dalam Rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, atau tahun 2026 Masehi, ternyata mendapat respon dan perhatian dari jajaran Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto.
Untuk itu, sebagai ruang untuk merawat nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada masyarakat di Hari Qurban ini DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto telah memberikan satu Ekor hewan kurban sapi ke Pondok Pesantren Mambaus Sa’adah Dusun Krembung Dungker Desa Randubango Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto yang langsung diserahkan oleh Ketua DPC PDI -Perjuangan Kabupaten Mojokerto Ida Bagus Nugroho, SH didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto H. Hartono, SH ( Fraksi PDI-Perjuangan ), kepada Ketua Yayasan Pondok Pesantren Mamba’us Sa’adah Mojosari, Selasa ( 26 / 05 / 2026 ).
Sementara itu Ketua DPC PDI -Perjuangan Kabupaten Mojokerto Ida Bagus Nugroho, SH, mengatakan bahwa Idul Adha membawa pesan penting tentang ketulusan dan pengorbanan demi kemaslahatan bersama. Nilai itu, menurutnya, menjadi bagian dari semangat perjuangan partai dalam menjaga kedekatan dengan rakyat.
Dikatakan oleh Ida Bagus Nugroho, bahwa Idul Adha mengajarkan tentang keikhlasan dan pengorbanan. ” Semangat itu yang terus dijaga PDI Perjuangan akan terus bergerak bersama rakyat, bahkan sampai ke pelosok Desa, dan Pemberian Kurban ini menjadi wujud kepedulian PDI-Perjuangan yang selalu hadir di tengah masyarakat,” ucap Ida Bagus Nugroho.
Dalam kesempatan ini, Ida Bagus mengatakan bahwa pemberian hewan kurban dilakukan ini dilakukan agar kebahagiaan Hari Raya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat utamanya di lingkungan Pondok Pesantren.
Untuk itu Ida Bagus pun berharap kepada masyarakat untuk ikut merasakan suasana kebersamaan dan hangatnya Idul Adha. ” Sebab, tradisi berbagi seperti ini penting untuk menjaga solidaritas sosial dan mempererat hubungan antar sesama,” kata Ida Bagus.
Menurut Ida Bagus, bahwa semangat kurban juga selaras dengan nilai perjuangan yang selama ini dipegang oleh PDI -Perjuangan, yakni menempatkan kemanusiaan, gotong royong, dan keberpihakan kepada rakyat sebagai landasan gerakan politik. ” Pengorbanan dan kesabaran, keteguhan jiwa, dan pengabdian. Nilai-nilai itu relevan dalam kehidupan berbangsa maupun dalam perjuangan politik yang dijalankan dengan hati dan rasa tanggung jawab kepada rakyat,” lanjut Ida Bagus sambil tersenyum seraya mengepalkan tangannya sambil berucap “Merdeka! ” . ( Ririn )













